Artikel Sosial Terpopuler

  1. Pemilu di Mata Petani
    Kurnia JR, 14-06-2009 (468 hits)
  2. Lingkungan Hidup dan Perdamaian
    Marsya Christyanti, 18-02-2010 (410 hits)
  3. Yesus, Muhammad, dan Perdamaian
    Andrey Thunggal, 18-02-2010 (396 hits)
  4. Pemulung untuk PEMILU
    Meyrien Janevine, 14-06-2009 (387 hits)
  5. Mengantri Kebutuhan Hidup atau Gaya Hidup?
    Emmanuel Jefferson & Fanny Surjana, 08-04-2010 (353 hits)
  6. Antara Paranoid dan Apatisme
    Handi Cokrojoyo, 10-01-2010 (341 hits)
  7. Internet dan Suara Politik Rakyat
    Kurniawan Adi Saputro, 07-12-2009 (339 hits)
  8. Imigran Gelap Mengejar Mimpi di Philadelphia
    Irene Sulaiman, 14-06-2010 (262 hits)
  9. Belajar dari Dr. Martin Luther King Jr.
    Emmanuel Jefferson, 20-01-2010 (246 hits)
  10. Pelacuran Intelektual - Ironi Nasionalisme
    Joshua Agusta, 25-07-2010 (194 hits)

Arsip Sosial

Generasi Mestinya
Jeson Martajaya    03-07-2010  
( 1 Vote )
  
Puisi ini ditulis oleh Jeson Martajaya, kakak dari Meyrien Janevine. Untuk melihat artikel lain yang ditulis oleh Meyrien Janevine, bisa klik nama Jeson Martajaya.
Indonesia.....
pedasnya rujak beubeuk
hangatnya tahu tempe sumedang
nikmatnya soto babat
renyahnya ayam goreng McDonald
harumnya bakso bakwan...
 
Indonesia.....
terbayang teman sekelas waktu SMA
teman satu klub sepakbola
sahabat karib semenjak SD
kerabat dan saudara sepupu
dan juga...
mama papa
 
Indonesia....
sogok menyogok
Laskar Jihad......
perampok berkapak merah
penipu ahli hipnotis
penjarahan....
pemerkosaan
pembakaran hidup-hidup..
 
Ahh....mestinya....
Indonesia tempat hidup yang aman....
Indonesia tidak main sogok-sogokkan
Indonesia pejabatnya tidak korup
Indonesia tidak perang agama
Indonesia melindungi orang dari kedengkian dan
diskriminasi
mestinya...mestinya...dan mestinya..
semua itu hanyalah mimpi! 
Keinginanku yang terdalam
dan IMPIAN idealisku 
belaka..
 
Tetapi Tuhan...
Saat Engkau berbisik, "bantu negaramu"
aku berseru "Tidak bisa Tuhan! Uang dan keluarga bahagia adalah prioritasku"
f
Saat Engkau berbisik, "jangan korupsi"
aku berteriak "Tidak bisa Tuhan! KENYAMANANku lebih
penting daripada nasib satu bangsa"
  
Saat Engkau bilang, "bela kaummu dari ketidakadilan"
aku menjerit "Tidak bisa Tuhan! NYAWAku lebih penting daripada nyawa sesamaku."
 
Buatku...Amerika adalah tempat pelarian
Tempatku lari dari impian yang tidak dapat aku capai
karena aku, takut untuk melepas keegoisanku 
karena aku...
adalah produk dari generasi mestinya....
Comments
Add New
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.