Artikel Seni & Budaya Terpopuler

  1. Sebuah Ide Ketika Bermain Gamelan Bali
    Emmanuel Jefferson, 20-09-2009 (2626 hits)
  2. Mitologi Indonesia
    Anita Lawudjaja, 02-08-2009 (1134 hits)
  3. Jacket Potato
    Yvonne Suhareli, 24-08-2009 (693 hits)
  4. Menginggris
    Kurniawan Adi Saputro, 19-10-2009 (673 hits)
  5. Esai Budaya dalam Manga
    Anita Lawudjaja, 07-02-2010 (600 hits)
  6. Merah Putih: Benarkah Mengusung Nasionalisme?
    Jerry Hadiprojo, 25-08-2009 (562 hits)
  7. Middfest International: Celebrate Indonesia
    Emmanuel Jefferson, 09-10-2009 (538 hits)
  8. Gamelan di Tengah Kampung 2
    Handi Cokrojoyo, 15-06-2009 (486 hits)
  9. Perayaan Resepsi Diplomatik HUT RI-64 di Chicago
    Emmanuel Jefferson, 24-08-2009 (470 hits)
  10. Gamelan di Tengah Kampung
    Handi Cokrojoyo, 14-06-2009 (466 hits)

Arsip Seni & Budaya

Indonesian Food & Festival 2010 - Culture: Cuisines & Living Literature
Emmanuel Jefferson    19-04-2010  
( 4 Votes )
  
Pada April 10, 2010, di kota kampus West Lafayette, rumah bagi Purdue University, digelar Indonesian Food & Festival (IndoFoodFest) dengan bertemakan "Culture: Cuisines and Living Literature". Acara tahunan ini salah satu acara terbesar yang diadakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias). Sekitar 200 orang yang hadir bisa menikmati pertunjukan kebudayaan klasik dan modern serta menikmati hidangan makanan yang dimasak sendiri oleh mahasiswa Indonesia. Yang hadir ada dari mahasiswa/i sampai fakultas dan masyarakat setempat, dari warga Amerika, Jepang, Malaysia, Cina sampai masyarakat Indonesia sendiri. 
 
Yang menarik dari pertunjukan tahun ini adalah dimana ada suatu kombinasi yang menarik antara seni klasik dan budaya modern Indonesia. Acara dimulai dengan penampilan Barita P. Siregar, salah satu warga Indonesia yang bekerja di Hawaiian Hut Restaurant. Barita membawakan lagu Aku Cinta Kau dan Dia oleh Ahmad Dhani dengan diiringi oleh band dari Permias Purdue.
 
 
 
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago ikut memberi pertunjukan 2 tarian, Tari Payung dari Sumatera Barat dan Tari Wirayuda dari Bali. Tari Payung menggambarkan interaksi sepasang kekasih yang dilambangkan dengan payung, sedangkan Tari Wirayuda menunjukkan persiapan sekelompok prajurit Bali Dwipa yang bersiap-siap ke medan perang.
 
 
 

Permias Purdue pun tidak mau kalah menariknya. Mereka menampilkan Cerita Loro Jonggrang dari Jawa Tengah, dengan sentuhan komedi, props yang menarik, dialog dan musik , serta dengan bahasa Inggris, sehingga penonton dapat mengerti.
 
 
Untuk ajang interaksi, penonton diajak untuk lomba makan kerupuk putih, seperti layaknya ketika perayaan HUT RI. Siapa sangka ternyata orang Amerika bisa memenangkan lomba ini mengalahkan 2 orang Indonesia yang juga ikutan lomba. 
 
 
 
Fashion show yang ditampilkan juga tidak seperti fashion show pada umumnya yang menampilkan pakaian daerah. Kali ini fashion show menampilkan pakaian modern dengan sentuhan traditional seperti batik dan perhiasan.
 
 
Acara ditutup dengan sajian musik khas Indonesia, apalagi kalau bukan dangdut. Band Permias mengajak penonton untuk berjoget bersama dengan lantunan lagu Kopi Dangdut. Terlihat beberapa orang bule pun ikut asyik berjoget.
 
 
Bagaimana tanggapan pembaca mengenai pertunjukan-pertunjukan di IndoFoodFest ini? Silahkan menuliskan komentar anda di bawah atau di link youtube kami. 
 
Yang namanya Indonesian Food & Festival, pasti tidak lengkap dengan presentasi makanan. Makanan Indonesia salah satu hal dari Indonesia yang tidak bisa lepas dari budaya dan hal yang harus dicobai oleh masyarakat asing. Semua makanan yang disajikan disiapkan secara spesial oleh mahasiswa Indonesia sendiri. Untuk makanan pembuka, disajikan Bakwan Jagung, Bakwan Goreng, Krupuk Udang dan Kerupuk Bawang. Sebagai hidangan utama, pengunjung bisa memilih Nasi Campur, Nasi Kuning atau Ketoprak. Sebagai pemanis di akhir hidangan, Ketan Hitam, Martabak Manis, Angsle dan Es Cincau pun siap dihidangkan. 

Menurut Wis Limiadi, ketua acara IndoFoodFest 2010, acara tahun ini ingin menunjukkan bahwa budaya Indonesia bukanlah budaya yang kuno atau ketinggalan jaman. "Tujuan awal dari komite adalah agar Indonesian Food Festival 2010 dapat menunjukkan budaya Indonesia dengan konsep yang entertaining. Budaya Indonesia bukanlah budaya yang stagnant melainkan budaya yang sungguh dinamis". Konsep acara pun tidak seperti biasanya dimana hanya sekedar mempertunjukkan pertunjukan. "Dalam Indonesian Food Festival 2010, Sie. Acara mencoba memberi inovasi-inovasi yang memberi warna baru dalam acara ini. Konsep acara IndoFoodFest kali ini berbentuk suatu narasi cerita seorang turis dari US yang sedang berlibur ke Indonesia. Konsep ini merupakan sesuatu yang baru dan banyak respon positif yang kami terima."

Reaksi dari penonton pun sangat positif. "Saya suka pertunjukan Fashion Show karena mengkombinasikan sejarah, budaya dan modern". Ada pula yang sangat menikmati Tari Wirayuda dan musik dangdut. Makanan seperti Nasi Kuning dan Ketoprak pun cukup populer. Menurut Barita P. Siregar, salah satu performer di acara ini, "Ini salah satu pertunjukan terbaik untuk Indonesia yang pernah saya tonton, sangat lucu dan menghibur". 

IndoFoodFest ini sangat memberi kesan yang berarti buat para pengunjung, tidak hanya menghibur lewat pertunjukan budaya, tetapi juga meng-educate masyarakat asing tentang budaya Indonesia melalui poster-poster, booth informasi tentang budaya Indonesia, serta sajian makanan khas Indonesia. 

Untuk melihat video-video pertunjukannya, silahkan membuka link ini: http://www.youtube.com/view_play_list?p=A7D9686441413A86
 
Berikut video interview dengan pengunjung yang diliput oleh KeongMas:
 
 
 
Comments
Add New
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.